Senin, 16 April 2012

CERPEN

Bunga Tidur


Dia selalu hadir dalam Dalam Mimpiku,dia selalu membayangi hari-hari ku…aku sungguh tidak bisa melupakan Dirinya…
Aku terlanjur Mencintainya dan Menyayanginya..
Tapi,aku tidak tahu perasaan dia kepadaku apakah sama seperti aku Mencintai dan menyayanginya…
Pertemuanku dengan dia berawal dari Temanku,pada suatu hari aku di kenalkan dengan dia,oleh sahabatku…
hai Za,kenalin nih temen gw”pada saat intan mengenalkan temannya pada ku,entah mengapa aku merasakan sesuatu yang berbeda pada dia “Hai,nama gw Reza,nama lu siapa?”itulah ucapan pertama Reza saat Bertemu denganKu “gw Dina”…
rasanya perkenalan ini sangat berbeda dengan yang lainnya…
Aku dan Reza mulai dekat,dia sering mengajakku jalan Berdua..
Setiap,aku berkenalan dengan orang lain,aku tidak pernah berani dan tidak mau untuk di ajak pergi..Tapi,mengapa dengan Reza,Hatiku mersa luluh…aku tidak pernah menolak ajakan Reza…
Tapi,Reza selalu “jangan bilang siapa-siapa”tpi aku tdk pernah Memikirkan hal itu……..
Pada suatu saat,dia mengajak ku pergi ke suatu tempat yang sangat Indaaaaaaaaaaaah sekali…jantungku berdetak dengan kencang,tak kusangka.Selama berbulan-bulan aku menunggu kata-kata itu,akhirnya terUcap juga dari Mulut yang Manis itu “Dina,aku tidak bisa membohongi perasaanku sendiri,bahwa aku sebenarnya Menyukaimu”Rasanya aku ingin terjatuh mendengar kata-kata itu,aku tak kuasa memendam Rasa Bahagiaku ini...harus jawab apakah aku?apakah aku harus jujur bahwa aku lebih mencintai dia sejak awal?rasanya itu tak mungkin ku jawab sekarang…walaupun sesungguhnya aku yakin mencintainya,tapi aku tidak boleh semudah ini jatuh di pelukannya… “maaf za,gw gak bisa jawab itu sekarang.itu bukan jawban yang gampang bagi gw” terpaksa aku harus mengatakan itu kepada Reza… “gw ga maksa lu untuk jawab sekarang,yang gw pengen jawban itu tulus dari hati lu sendiri”
Ternyat perasaanku memang tidak salah,dan aku tidak salah mencitai Reza,karna dia begitu Mengerti diriku….
thank;s ya Za,lu dah mau ngertiin”.Rasa bahagia ini,aku tidak mau merasakan sendiri,aku menceritakan kepada sahabtaku Intan “apah Din,dia nembak lu?serius lu?lu gak bohongkan?”intan sngat terkejut saat aku menceritakan kejadian Semalam Itu “ya iyalah gw serius,buat apa gw ngebohong”entah mengapa intan langsung pergi begitu saja tanpa pamit kepadaku,apa yang sebenarnya terjadi?pertanyaan itu hnya sekilas di hatiku….
Hari demi hari beragnti,Reza menemui ku di rumah pada Malam minggu “hai din,gw gak ngeganggu lu kan?gw ga papakan main ke rumah lu?”dalam htiku berfikir,Reza pasti akan menanyakan jawaban aku padanya “oh…gapapa kok,malah gw seneng lu mau ke rumah gw”aku mengajak Reza mengobrol di teras halaman Rumah…jantungku mulai kembali berdetak kencang,setiap aku di dekat Reza,pasti aku sangat gugup ….
din,pasti lu udah ngertikan apa maksud aku datang nemuin kamu?”jantungku semakin berdetak dengan kencang “deg,deg,deg,deg”akupun sudah tidak bisa memungkiri perasaan ku ini “iya Za” “maksudnya iya apa” “iya gw akan selalu nemenin lu dalam suka dan duka,gw sayang sama lu Za”akhirnya aku berani untuk mengungkapkan perasaaku yang setulusnya kepada Reza..
Waktu sudah tidak terasa berlalu,sudah satu tahun aku menjalani hubungan ini bersama Reza,tetapi cintaku tidak pernah pudar,semakin hari rasa sayang ini selalu bertambah…dan sejak kejadian satu tahun yang lalu itu,aku sudah tidak pernah bertemu dengan sahabatku intan,entah berada dimana dia sekarang?
Sekintas dalam hatiku selalu bertanya?ada apa yang sebenarnya terjadi?tapi fikiran itu terkadang selalu menghilang begitu saja…akupun selalu memikirkan,apakah cintaku itu benar untuk Reza,apakah dia cinta sejatiku?apakah dia mencintaiku,seperti aku mencintai reza?Tetapi aku yakin dengan cintaku ini,tapi…apakah rezapun yakin dengan cintanya kepada diriku?
Pada malam kelabu itu aku bertemu dengan Reza,dia mengajak ku pergi ke rumah dia…fikirku dia akan mengenalkan aku kepada orangtuanya.. “din,kamu tunggu sini yah,aku mau ngambil minum buat kamu”reza pergi ke dapur untuk mengambilkan minum untuk ku,tetapi aku heran,di rumah ini tidak ada siapa-siapa..Rumah reza tampak tidak ke urus “Za,kamu tinggal sendiri disini?”aku menanyakan itu kepada reza “ya,aku disini tinggal sendiri,orangtuaku tinggal di Luar”akupun tidak memikirkan hal itu,tiba-tiba reza mengajaku ke kamar..aku mulai heran.Kenapa tidak ada satupun barang reza disini,tapi aku tidak berani untuk menanyakannya..perlahan reza mandekatiku,dia mulai menyentuh pipiku,dan menyium keningku…sampai pada bibirku…sebelumnya aku memang pernah melakukan ini..karna aku yakin,dia melakukan ini karna sayang kepadaku…tapi dia mulai mendorong badanku ke tempat tidur,akupun langsung bangun dan menolak “Za,apa-apaan sih kamu?kita belum nikah,kita gak boleh ngelakuin hal ini” badanku gemetar saking takutnya aku “Dina,gw sayang sama lu,gw ngelakuin ini karna gw cinta sama lu,kitakan nanti pasti nikah” akupun luluh,dan aku mau untuk tidur bersama Reza,karna aku yakin dia pasti bertanggung jawab,aku melakukan ini karna Cinta…perlahan ku lepas satu-satu baju yang aku pakai,aku tidur dan reza naik di atas tubuhku…aku tidak munafik,aku memang menikmatinya…tapi rasa keraguan itu masih ada di diriku… “Za,kalo aku hamil gimana?”aku bertanya sesudah aku bercinta dengan Reza “aku pasti tanggung jawab ko sayang,kamu tenang aja” aku menenangkan diriku,dan aku sudah tidak memikirkan hal itu..Rezapun mengantar aku kerumah…
Sudah satu bulan aku tidak bertemu dengan Reza,pertemuanku hanya sebatas sms dan telepon..Selama satu minggu aku merasakan Mual-mual dan kadang aku Muntah-muntah..Ibu ku selalu bertanya “kamu kenapa nak”aku tidak mau membuat ibu kecewa,aku selalu berbohong pada ibu,aku selalu menjawab aku Sedang Masuk angin…akupun memberanikan diri untuk pergi ke Apotek,aku membeli tesPen,dan aku mencobanya di Rumah,aku sangat terkejut tak kusangka fikiran yang selalu aku pikirkan ini Terjadi...hasilnya positif dan aku Hamil………….
Aku mencoba menghubungi Reza,tetapi Hpnya tidak aktif,dan aku pergi ke rumahnya…di rumahnyapun kosong,aku bertanyatanya kepada tetangga sebelah “Bu maaf,yang tinggal di rumah ini kemana yah”aku bertanya gugup sekali “oh,rumah ini memang sudah tidak ada yang Mengisi,sudah hampir 2 tahun,paling suka ada anak muda kesini sama perempuan?’aku sungguh terkejut,aku tak kuasa menahan sakit hati ini,akupun berjalan tak berdaya,cucur air mataku sambil aku berjalan…Reza begitu saja menghilang,seperti di telan Bumi…aku tak tahu kemana harus mencari dia..sedangkan kadunganku semakin hari semakin membesar…
Pagi itu,pos surat datang memberikan undangan pernikahan.perlahan aku mulai membuka dan membacanya…aku jatuh pingsan saat aku membaca undangan itu…aku menjerit-jerit karna aku sudah tak berdaya,aku pasrah dengan semua ini…Intan sahabataku menikah dengan ayah yang di kandung anakku.ya…intan menikah dengan reza…ternyata perkenalan di waktu yang lalu itu,intan bermaksud mengenalkan calon suaminya…tapi intan belum sempat membicarakan itu pada ku.pantas…waktu aku cerita,iya langsung pergi begitu saja..sempat aku bertanya kepada reza,apakah intan kekasihnya?tetapi dia menjawab intan hanya sebatas teman…
Sungguh hancur hatiku..
Tetapi…….aku tidak mau merusak hubungan mereka,aku tidak mau Nasib sahabatku seperti Diriku..Biarlah mereka bahagia walaupun di atas Penderitaanku..
Orangtuaku mengetahui semua ini,akupun diusir dari rumah,karna mereka tidak mau mempunyai anak yang kotor seperti diriku…Aku tak tahu harus kemana??Hidup ini sungguh tidak adil bagiku…
Akhinya,Zenajah ku di makamkan di dekat rumahku…Orangtuaku,walaupun mereka membenciku,tapi mereka merasa sangat kehilangan…..
Yah….aku Bunuh diri,dengan menabrakan diri ke kereta Bersama anak yang ada di dalam Perutku…aku lebih baik pergi untu S’lamanya,dari pda aku & anakku Menderita hidup di dunia yang Fana ini……..

Biarlah kenangan yang pahit ini ku kubur bersama Diriku dan anakku…
Aku lebih baik pergi untuk selamanya dari pada aku harus menanggung cobaan yang begitu berat ini….
Cintaku takkan pernah mati,cintaku akan selalu menyertaimu Reza…..
Walaupun kau telah sakiti aku dan anak kita…walaupun kau telah membuatku Hancur…aku tetap Mencintaimu sampai kapanpun…walaupun aku telah pergi untuk selamanya….

Mungkin sampai saat ini Reza tidak tahu bahwa aku telah kembali kepada sang Khalik…
Mungkin sekarang aku sedang di siksa oleh sang Maha Penguasa….karna aku,begitu banyak dosa dan aku sudah Mengotori diriku sendiri…
Aku langsung terbangun,keringat dingin menyertaiku….
Ternyataaaaaa….
Semua itu hanyalah Mimpi Yang menyelimuti Diriku…..
Mudah-mudahan semua itu tidak terjadi….
Selama dua tahun,aku menjalin kasih bersama Reza..
Dan akhinya,Dia melamarku…untuk Menikah Dengannya…
Satu tahun sudah aku menjadi istri reZa aku bgitu Bahagia……
Kebahagiaan ini menyelimuti aku dan Reza,karna aku di berikan seorang perempuan yang sangat cantik….
Aku dan Reza memberikan Nama Naza puspa Melati…
Yang artinya Dina dan Reza Seindah&seharum bunga melati…
Mungkin mimpi itu hanyalah Menyelimuti Tidurku
Yang tidak Mungkin terjadi……………………………..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar