Bunga Tidur
Dia
selalu hadir dalam Dalam Mimpiku,dia selalu membayangi hari-hari
ku…aku sungguh tidak bisa melupakan Dirinya…
Aku
terlanjur Mencintainya dan Menyayanginya..
Tapi,aku
tidak tahu perasaan dia kepadaku apakah sama seperti aku Mencintai
dan menyayanginya…
Pertemuanku
dengan dia berawal dari Temanku,pada suatu hari aku di kenalkan
dengan dia,oleh sahabatku…
“hai
Za,kenalin nih temen gw”pada saat intan mengenalkan temannya pada
ku,entah mengapa aku merasakan sesuatu yang berbeda pada dia
“Hai,nama gw Reza,nama lu siapa?”itulah ucapan pertama Reza saat
Bertemu denganKu “gw Dina”…
rasanya
perkenalan ini sangat berbeda dengan yang lainnya…
Aku
dan Reza mulai dekat,dia sering mengajakku jalan Berdua..
Setiap,aku
berkenalan dengan orang lain,aku tidak pernah berani dan tidak mau
untuk di ajak pergi..Tapi,mengapa dengan Reza,Hatiku mersa luluh…aku
tidak pernah menolak ajakan Reza…
Tapi,Reza
selalu “jangan bilang siapa-siapa”tpi aku tdk pernah Memikirkan
hal itu……..
Pada
suatu saat,dia mengajak ku pergi ke suatu tempat yang sangat
Indaaaaaaaaaaaah sekali…jantungku berdetak dengan kencang,tak
kusangka.Selama berbulan-bulan aku menunggu kata-kata itu,akhirnya
terUcap juga dari Mulut yang Manis itu “Dina,aku tidak bisa
membohongi perasaanku sendiri,bahwa aku sebenarnya Menyukaimu”Rasanya
aku ingin terjatuh mendengar kata-kata itu,aku tak kuasa memendam
Rasa Bahagiaku ini...harus jawab apakah aku?apakah aku harus jujur
bahwa aku lebih mencintai dia sejak awal?rasanya itu tak mungkin ku
jawab sekarang…walaupun sesungguhnya aku yakin mencintainya,tapi
aku tidak boleh semudah ini jatuh di pelukannya… “maaf za,gw gak
bisa jawab itu sekarang.itu bukan jawban yang gampang bagi gw”
terpaksa aku harus mengatakan itu kepada Reza… “gw ga maksa lu
untuk jawab sekarang,yang gw pengen jawban itu tulus dari hati lu
sendiri”
Ternyat
perasaanku memang tidak salah,dan aku tidak salah mencitai Reza,karna
dia begitu Mengerti diriku….
“thank;s
ya Za,lu dah mau ngertiin”.Rasa bahagia ini,aku tidak mau merasakan
sendiri,aku menceritakan kepada sahabtaku Intan “apah Din,dia
nembak lu?serius lu?lu gak bohongkan?”intan sngat terkejut saat aku
menceritakan kejadian Semalam Itu “ya iyalah gw serius,buat apa gw
ngebohong”entah mengapa intan langsung pergi begitu saja tanpa
pamit kepadaku,apa yang sebenarnya terjadi?pertanyaan itu hnya
sekilas di hatiku….
Hari
demi hari beragnti,Reza menemui ku di rumah pada Malam minggu “hai
din,gw gak ngeganggu lu kan?gw ga papakan main ke rumah lu?”dalam
htiku berfikir,Reza pasti akan menanyakan jawaban aku padanya
“oh…gapapa kok,malah gw seneng lu mau ke rumah gw”aku mengajak
Reza mengobrol di teras halaman Rumah…jantungku mulai kembali
berdetak kencang,setiap aku di dekat Reza,pasti aku sangat gugup ….
“din,pasti
lu udah ngertikan apa maksud aku datang nemuin kamu?”jantungku
semakin berdetak dengan kencang “deg,deg,deg,deg”akupun sudah
tidak bisa memungkiri perasaan ku ini “iya Za” “maksudnya iya
apa” “iya gw akan selalu nemenin lu dalam suka dan duka,gw sayang
sama lu Za”akhirnya aku berani untuk mengungkapkan perasaaku yang
setulusnya kepada Reza..
Waktu sudah tidak terasa
berlalu,sudah satu tahun aku menjalani hubungan ini bersama
Reza,tetapi cintaku tidak pernah pudar,semakin hari rasa sayang ini
selalu bertambah…dan sejak kejadian satu tahun yang lalu itu,aku
sudah tidak pernah bertemu dengan sahabatku intan,entah berada dimana
dia sekarang?
Sekintas
dalam hatiku selalu bertanya?ada apa yang sebenarnya terjadi?tapi
fikiran itu terkadang selalu menghilang begitu saja…akupun selalu
memikirkan,apakah cintaku itu benar untuk Reza,apakah dia cinta
sejatiku?apakah dia mencintaiku,seperti aku mencintai reza?Tetapi aku
yakin dengan cintaku ini,tapi…apakah rezapun yakin dengan cintanya
kepada diriku?
Pada malam kelabu itu aku
bertemu dengan Reza,dia mengajak ku pergi ke rumah dia…fikirku dia
akan mengenalkan aku kepada orangtuanya.. “din,kamu tunggu sini
yah,aku mau ngambil minum buat kamu”reza pergi ke dapur untuk
mengambilkan minum untuk ku,tetapi aku heran,di rumah ini tidak ada
siapa-siapa..Rumah reza tampak tidak ke urus “Za,kamu tinggal
sendiri disini?”aku menanyakan itu kepada reza “ya,aku disini
tinggal sendiri,orangtuaku tinggal di Luar”akupun tidak memikirkan
hal itu,tiba-tiba reza mengajaku ke kamar..aku mulai heran.Kenapa
tidak ada satupun barang reza disini,tapi aku tidak berani untuk
menanyakannya..perlahan reza mandekatiku,dia mulai menyentuh
pipiku,dan menyium keningku…sampai pada bibirku…sebelumnya aku
memang pernah melakukan ini..karna aku yakin,dia melakukan ini karna
sayang kepadaku…tapi dia mulai mendorong badanku ke tempat
tidur,akupun langsung bangun dan menolak “Za,apa-apaan sih
kamu?kita belum nikah,kita gak boleh ngelakuin hal ini” badanku
gemetar saking takutnya aku “Dina,gw sayang sama lu,gw ngelakuin
ini karna gw cinta sama lu,kitakan nanti pasti nikah” akupun
luluh,dan aku mau untuk tidur bersama Reza,karna aku yakin dia pasti
bertanggung jawab,aku melakukan ini karna Cinta…perlahan ku lepas
satu-satu baju yang aku pakai,aku tidur dan reza naik di atas
tubuhku…aku tidak munafik,aku memang menikmatinya…tapi rasa
keraguan itu masih ada di diriku… “Za,kalo aku hamil gimana?”aku
bertanya sesudah aku bercinta dengan Reza “aku pasti tanggung jawab
ko sayang,kamu tenang aja” aku menenangkan diriku,dan aku sudah
tidak memikirkan hal itu..Rezapun mengantar aku kerumah…
Sudah
satu bulan aku tidak bertemu dengan Reza,pertemuanku hanya sebatas
sms dan telepon..Selama satu minggu aku merasakan Mual-mual dan
kadang aku Muntah-muntah..Ibu ku selalu bertanya “kamu kenapa
nak”aku tidak mau membuat ibu kecewa,aku selalu berbohong pada
ibu,aku selalu menjawab aku Sedang Masuk angin…akupun memberanikan
diri untuk pergi ke Apotek,aku membeli tesPen,dan aku mencobanya di
Rumah,aku sangat terkejut tak kusangka fikiran yang selalu aku
pikirkan ini Terjadi...hasilnya positif dan aku Hamil………….
Aku
mencoba menghubungi Reza,tetapi Hpnya tidak aktif,dan aku pergi ke
rumahnya…di rumahnyapun kosong,aku bertanyatanya kepada tetangga
sebelah “Bu maaf,yang tinggal di rumah ini kemana yah”aku
bertanya gugup sekali “oh,rumah ini memang sudah tidak ada yang
Mengisi,sudah hampir 2 tahun,paling suka ada anak muda kesini sama
perempuan?’aku sungguh terkejut,aku tak kuasa menahan sakit hati
ini,akupun berjalan tak berdaya,cucur air mataku sambil aku
berjalan…Reza begitu saja menghilang,seperti di telan Bumi…aku
tak tahu kemana harus mencari dia..sedangkan kadunganku semakin hari
semakin membesar…
Pagi
itu,pos surat datang memberikan undangan pernikahan.perlahan aku
mulai membuka dan membacanya…aku jatuh pingsan saat aku membaca
undangan itu…aku menjerit-jerit karna aku sudah tak berdaya,aku
pasrah dengan semua ini…Intan sahabataku menikah dengan ayah yang
di kandung anakku.ya…intan menikah dengan reza…ternyata
perkenalan di waktu yang lalu itu,intan bermaksud mengenalkan calon
suaminya…tapi intan belum sempat membicarakan itu pada
ku.pantas…waktu aku cerita,iya langsung pergi begitu saja..sempat
aku bertanya kepada reza,apakah intan kekasihnya?tetapi dia menjawab
intan hanya sebatas teman…
Sungguh
hancur hatiku..
Tetapi…….aku
tidak mau merusak hubungan mereka,aku tidak mau Nasib sahabatku
seperti Diriku..Biarlah mereka bahagia walaupun di atas
Penderitaanku..
Orangtuaku
mengetahui semua ini,akupun diusir dari rumah,karna mereka tidak mau
mempunyai anak yang kotor seperti diriku…Aku tak tahu harus
kemana??Hidup ini sungguh tidak adil bagiku…
Akhinya,Zenajah ku di makamkan
di dekat rumahku…Orangtuaku,walaupun mereka membenciku,tapi mereka
merasa sangat kehilangan…..
Yah….aku
Bunuh diri,dengan menabrakan diri ke kereta Bersama anak yang ada di
dalam Perutku…aku lebih baik pergi untu S’lamanya,dari pda aku &
anakku Menderita hidup di dunia yang Fana ini……..
Biarlah
kenangan yang pahit ini ku kubur bersama Diriku dan anakku…
Aku
lebih baik pergi untuk selamanya dari pada aku harus menanggung
cobaan yang begitu berat ini….
Cintaku
takkan pernah mati,cintaku akan selalu menyertaimu Reza…..
Walaupun
kau telah sakiti aku dan anak kita…walaupun kau telah membuatku
Hancur…aku tetap Mencintaimu sampai kapanpun…walaupun aku telah
pergi untuk selamanya….
Mungkin
sampai saat ini Reza tidak tahu bahwa aku telah kembali kepada sang
Khalik…
Mungkin
sekarang aku sedang di siksa oleh sang Maha Penguasa….karna
aku,begitu banyak dosa dan aku sudah Mengotori diriku sendiri…
Aku
langsung terbangun,keringat dingin menyertaiku….
Ternyataaaaaa….
Semua
itu hanyalah Mimpi Yang menyelimuti Diriku…..
Mudah-mudahan
semua itu tidak terjadi….
Selama
dua tahun,aku menjalin kasih bersama Reza..
Dan
akhinya,Dia melamarku…untuk Menikah Dengannya…
Satu
tahun sudah aku menjadi istri reZa aku bgitu Bahagia……
Kebahagiaan
ini menyelimuti aku dan Reza,karna aku di berikan seorang perempuan
yang sangat cantik….
Aku
dan Reza memberikan Nama Naza puspa Melati…
Yang
artinya Dina dan Reza Seindah&seharum bunga melati…
Mungkin
mimpi itu hanyalah Menyelimuti Tidurku
Yang
tidak Mungkin terjadi……………………………..